TEKNOLOGI KOMUNIKASI 4 : Perbedaan Radio Analog dan Radio Digital serta TV Analog dan TV Digital
Radio Analog dan Radio Digital
Radio adalah teknologi yang digunakan untuk pengiriman sinyal dengan
cara modulasi dan radiasi elektromagnetik (gelombang elektromagnetik).
Gelombang ini melintas dan merambat lewat udara dan bisa juga merambat
lewat ruang angkasa yang hampa udara, karena gelombang ini tidak
memerlukan medium pengangkut (seperti molekul udara). Gelombang radio
adalah satu bentuk dari radiasi elektromagnetik, dan terbentuk ketika
objek bermuatan listrik dimodulasi (dinaikkan frekuensinya) pada
frekuensi yang terdapat dalam frekuensi gelombang radio (RF) dalam suatu
spektrum elektromagnetik. Gelombang radio ini berada pada jangkauan
frekuensi 10 hertz (Hz) sampai beberapa gigahertz (GHz), dan radiasi
elektromagnetiknya bergerak dengan cara osilasi elektrik maupun
magnetik. Ketika gelombang radio dipancarkan melalui kabel, osilasi dari
medan listrik dan magnetik tersebut dinyatakan dalam bentuk arus
bolak-balik dan voltase di dalam kabel. Hal ini kemudian dapat diubah
menjadi signal audio atau lainnya yang membawa informasi.
Radio digital adalah teknologi radio yang mengirimkan informasi
menggunakan sinyal digital. Radio digital adalah generasi penerus dari
radio analog. Radio ini memiliki banyak kelebihan seperti suara yang
lebih jernih dibanding radio analog, mutu sinyal yang lebih bagus, dan
berbagai fasilitas lain seperti dapat di-pause, di-rewind, atau disimpan
sementara apabila ingin mendengarkannya nanti. Penyiaran radio digital
mengubah informasi analog menjadi angka-angka biner yang nilainya selalu
berubah sesuai dengan besaran sinyal audio analog yang masuk. Sistem
pemancar radio digital mengubah atau menyandikan (encode) sinyal suara
analog yang masuk menjadi bilangan biner untuk dipancarkan. Proses ini
disebut sebagai code atau decode (penginterpretasian sinyal analog
menjadi sinyal digital dan penguraian kembali dari sinyal digital
menjadi sinyal analog), yang selanjutnya disebut CODEC. Radio digital
memiliki kualitas yang lebih baik dibanding dengan radio konvensional.
Suara yang dihasilkannya tahan terhadap gangguan suara dari sinyal radio
lain, sehingga tidak mungkin terdapat tumpang tindih antara saluran
yang satu dengan saluran yang lainnya. Kualitas suara yang dihasilkannya
juga lebih bagus dan jernih, seperti CD.
TV Analog dan TV Digital
Perbedaan TV Digital dan TV Analog hanyalah perbedaan pada sistim
tranmisi pancarannya, TV kebanyakan di Indonesia, masih menggunakan
sistim analog dengan cara memodulasikannya langsung pada Frekwensi
Carrier, Sedangkan pada Pada sistim digital, data gambar atau suara
dikodekan dalam mode digital (diskret) baru di pancarkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar