KOMUNIKASI POLITIK 1 :
Kenaikan
Bahan Bakar Minyak yang akan diimplementasikan oleh Pemerintah
Pusat pada 1 April 2012 tentulah Pemerintah sudah memperhitungkan risiko
dari kebijakan tersebut terkait dengan aspek ekonomi, sosial, dan
politik. Terkait dengan dampak dari kenaikan BBM yang tentunya akan
membuat banyak kalangan masyarakat yang merasa keberatan dengan
kebijakan tersebut terutama dari masyarakat menengah kebawah akan
semakin kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya lantaran harga-harga
kebutuhan hidup juga akan naik oleh kenaikan harga BBM ini.
Meskipun Pemerintah telah berencana akan memberikan bantuan kompensasi
berupa tambahan sekolah, raskin, BLT, dan Bansos tetapi bantuan tersebut
dinilai hanya akan mencukupi kebutuhan hidup sementara,Jadi untuk
kebutuhan hidup masyarakat menengah kebawah akan semakin sulit. ini
berarti pemerintah tidak memikirkan kelangsungan hidup masyarakat middle
- low untuk jangka panjang. SAYA TIDAK SETUJU dengan Kenaikan BBM tahun
ini.
KOMUNIKASI POLITIK 2 :
siapakah yang pantas memilih anggota KPK ? kemukakan alasan !
KOMUNIKASI POLITIK 2 :
siapakah yang pantas memilih anggota KPK ? kemukakan alasan !
KPK kan dalam struktur kenegeraan itu merupakan lembaga AdHock
(sementara yg dibentuk oleh klo tdk salah pada kepemimpinannya Megawati)
Dalam struktur kenegeraan klo KPK kan klo qt merujuk pada trias politika klo merujuk fungsinya bahwa dia seharusnya termasuk dalam lembaga yudikatif...
Yg pantas klo menurutku yg alasan yg lebih rasionallah..,bahwa KPK termasuk salah satu lembaga hukum.,jd yg pantas ya tau hukum dan lembaga politik..,itu idealnya menurutku...
KOMUNIKASI POLITIK 3 :
Partai PKS yang dikeluarkan dari koalisi menimbulkan PRO-Kontra di masyarakat. Hal ini disebabkan oleh beberapa sikap dari PKS yang dianggap tidak kompak sebagai partai koalisi. keputusan dikeluarkannya partai ini dari koalisi memuncak pada saat sidang paripurna beberapa bulan yang lalu. banyak fraksi-fraksi partai yang jengkel akan sikap partai PKS, mereka beranggapan bahwa sebagai partai koalisi PKS bertindak sebagai partai oposisi. Tetapi, dari sisi pendapat masyarakat juga berbeda-beda, ada yang mengatakan bahwa fraksi PKS adalah pahlawan rakyat yang membela kepentingan rakyat jelata. tetapi ada juga masyarakat yang berpendapat bahwa sudah seharusnya partai munafik seperti PKS dikeluarkan dari koalisi. jadi adanya berbagai macam pendapat yang ada tergantung dari sisi mana masyarakat menilai.
KOMUNIKASI POLITIK 4 :
Banyaknya partai-partai yang ada di indonesia menyebabkan pintu - pintu peluang untuk menjadi tokoh masyarakat nomor satu sebagai Tuan rumah makassar terbuka lebar. Banyaknya orang - orang yang merasa pantas untuk menjadi walikota di kota daeng ini, sehingga mereka melakukan pencitraan yang baik dengan sangat gencar untuk menarik simpatik masyarakt. sebagai bakal calon walikota makassar mereka mendominasi setiap sisi atau ruang di sepanjang jalan kota makassar. baik baligho maupun spanduk terpajang rapi di setiap sudut dan tengah kota. bahkan media-media cetak lokal dihiasi oleh wajah-wajah mereka. bakal calon walikota sangat gencar menarik perhatian masyarakat, tidak hanya kalangan ibu dan bapak tetapi juga pelajar/mahasiswa yang juga tergolong wajib untuk memilih, ingin ditarik simpatiknya. caranya adalah membuat event-event rakyat misalkan futsal atau basket. bakal calon walikota makassar sadar bahwa jika ingin menjadi pemenang diantara pesaingnya maka mereka harus melakukan pencitraan yang baik, unik, dan berkesan. inilah pentingnya sebuah pencitraan.
KOMUNIKASI POLITIK 5 :
Definisi dan Pengertian Opini Publik
Apa itu opini publik
OPini publik berasal dari kata Bahasa Inggris Public Opinion. Menurut Djoenasih, S Sonerjo dalam bukunya Opini Publik, Opini publik dalam bahasa indonesia sering diterjemahkan dengan " Pendapat Umum". Dengan demikian public diterjemahkan dengan "umum" sedangkan "opinion" diterjemahkan dengan kata "pendapat".
dalam Ilmu komunikasi terdapat istilah lain yaitu Public Relations yang umumnya diterjemahkan dengan "Hubungan Masyarakat" dimana dalam hal ini public diterjemahkan dengan "masyarakat" dan relations diterjemahkan dengan kata "hubungan".
Para pakar komunikasi Di Indonesia ada yang menerjamhkan Public Opinion menjadi pendapat umum (Seperti Astrid S. Susanto, Guru Besar Komunikasi I) dan ada pula pakar yang menybutnya atau menterjemahkannya menjadi opini publik (Seperti Onong Uchjana Efendy, Guru Besar kOmunukasi UNPAD).
Opini publik itu akan berkembang dan menjadi kuat apabila opini publik itu didukung oleh beberapa opini kelompok (group opinion) sehingga oopini publik itu akan lebih mudah digerakkan.
Sumber : Buku Dasar-Dasar Public Relation , karya Drs Soleh Soemirat , MS dan Drs Elvinaro Ardianto, M.Si
Dalam struktur kenegeraan klo KPK kan klo qt merujuk pada trias politika klo merujuk fungsinya bahwa dia seharusnya termasuk dalam lembaga yudikatif...
Yg pantas klo menurutku yg alasan yg lebih rasionallah..,bahwa KPK termasuk salah satu lembaga hukum.,jd yg pantas ya tau hukum dan lembaga politik..,itu idealnya menurutku...
KOMUNIKASI POLITIK 3 :
Partai PKS yang dikeluarkan dari koalisi menimbulkan PRO-Kontra di masyarakat. Hal ini disebabkan oleh beberapa sikap dari PKS yang dianggap tidak kompak sebagai partai koalisi. keputusan dikeluarkannya partai ini dari koalisi memuncak pada saat sidang paripurna beberapa bulan yang lalu. banyak fraksi-fraksi partai yang jengkel akan sikap partai PKS, mereka beranggapan bahwa sebagai partai koalisi PKS bertindak sebagai partai oposisi. Tetapi, dari sisi pendapat masyarakat juga berbeda-beda, ada yang mengatakan bahwa fraksi PKS adalah pahlawan rakyat yang membela kepentingan rakyat jelata. tetapi ada juga masyarakat yang berpendapat bahwa sudah seharusnya partai munafik seperti PKS dikeluarkan dari koalisi. jadi adanya berbagai macam pendapat yang ada tergantung dari sisi mana masyarakat menilai.
KOMUNIKASI POLITIK 4 :
Banyaknya partai-partai yang ada di indonesia menyebabkan pintu - pintu peluang untuk menjadi tokoh masyarakat nomor satu sebagai Tuan rumah makassar terbuka lebar. Banyaknya orang - orang yang merasa pantas untuk menjadi walikota di kota daeng ini, sehingga mereka melakukan pencitraan yang baik dengan sangat gencar untuk menarik simpatik masyarakt. sebagai bakal calon walikota makassar mereka mendominasi setiap sisi atau ruang di sepanjang jalan kota makassar. baik baligho maupun spanduk terpajang rapi di setiap sudut dan tengah kota. bahkan media-media cetak lokal dihiasi oleh wajah-wajah mereka. bakal calon walikota sangat gencar menarik perhatian masyarakat, tidak hanya kalangan ibu dan bapak tetapi juga pelajar/mahasiswa yang juga tergolong wajib untuk memilih, ingin ditarik simpatiknya. caranya adalah membuat event-event rakyat misalkan futsal atau basket. bakal calon walikota makassar sadar bahwa jika ingin menjadi pemenang diantara pesaingnya maka mereka harus melakukan pencitraan yang baik, unik, dan berkesan. inilah pentingnya sebuah pencitraan.
KOMUNIKASI POLITIK 5 :
Definisi dan Pengertian Opini Publik
Apa itu opini publik
OPini publik berasal dari kata Bahasa Inggris Public Opinion. Menurut Djoenasih, S Sonerjo dalam bukunya Opini Publik, Opini publik dalam bahasa indonesia sering diterjemahkan dengan " Pendapat Umum". Dengan demikian public diterjemahkan dengan "umum" sedangkan "opinion" diterjemahkan dengan kata "pendapat".
dalam Ilmu komunikasi terdapat istilah lain yaitu Public Relations yang umumnya diterjemahkan dengan "Hubungan Masyarakat" dimana dalam hal ini public diterjemahkan dengan "masyarakat" dan relations diterjemahkan dengan kata "hubungan".
Para pakar komunikasi Di Indonesia ada yang menerjamhkan Public Opinion menjadi pendapat umum (Seperti Astrid S. Susanto, Guru Besar Komunikasi I) dan ada pula pakar yang menybutnya atau menterjemahkannya menjadi opini publik (Seperti Onong Uchjana Efendy, Guru Besar kOmunukasi UNPAD).
Opini publik itu akan berkembang dan menjadi kuat apabila opini publik itu didukung oleh beberapa opini kelompok (group opinion) sehingga oopini publik itu akan lebih mudah digerakkan.
Sumber : Buku Dasar-Dasar Public Relation , karya Drs Soleh Soemirat , MS dan Drs Elvinaro Ardianto, M.Si
Tidak ada komentar:
Posting Komentar